Tampilkan postingan dengan label ORACLE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ORACLE. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Agustus 2012

Memulai Koneksi ke Database

Untitled Document
Memulai Koneksi ke Database
Setelah menginstall Oracle dan membuat database, untuk langkah awal administrasi adalah mulai melakukan koneksi ke database.
Administrasi dilakukan
selalu
oleh user yang meng-install dan membuat database. Tool native dari Oracle untuk administrasi database adalah sqlplus, lokasi ada di $ORACLE_HOME/bin. Di Oracle versi 8 ke bawah, tool administrasi tersebut adalah svrmgrl.
Sebelum melakukan koneksi, ada OS parameter yang perlu disetting. Di Windows, parameter tersebut otomatis sudah dimasukkan ke dalam registry ketika meng-install dan membuat database pakai dbca. Di Unix, setting manual parameter berikut di user profile: ORACLE_HOME, ORACLE_SID, dan PATH.
Misalkan kita pakai shell sh atau ksh. Edit file .profile, tambahkan parameter berikut:
ORACLE_HOME=/data1/oracle/product/10.2.0; export ORACLE_HOME ORACLE_SID=ts; export ORACLE_SID PATH=$ORACLE_HOME/bin:$PATH; export PATH
Setelah mengedit file .profile, jangan lupa untuk relogin atau mengeksekusi file tersebut agar parameter yang disetting terbaca oleh current session. Berikut ini cara mengeksekusi file .profile.
. ./.profile
Koneksi pakai SQLPLus di Mesin server
Sekarang, mari kita mulai koneksi ke database. Misalkan saya akan connect pakai user system.
sqlplus
Nanti akan diminta memasukkan username dan password. Kalau belum diubah, password system adalah seperti yang ditunjukkan ketika membuat database.
Bisa juga username langsung dimasukkan ke argument-nya SQLPlus, nanti kita cuma diminta memasukkan password saja.
sqlplus system
Bisa juga langsung memasukkan username dan password. Misalkan password user system adalah oracle:
sqlplus system/oracle
Koneksi dengan langsung memasukkan username dan password sekaligus ini tidak direkomendasikan, karena password akan tampak ketika di ps -ef. Contoh:
ps -ef|grep sql oracle 5742 25612 11:09:49 pts/1 0:00 sqlplus system/oracle
Cara lain juga, kita bisa masuk ke SQLPlus prompt tanpa login, kemudian jalankan perintah connect atau conn di SQL prompt. Contoh:
sqlplus /nolog SQL> conn
Sama seperti ketika menjalankan sqlplus dari OS prompt, username dan password bisa disebutkan langsung atau tidak; kalau tidak disebutkan nanti akan ditanyakan.
SQL> conn system/oracle SQL> conn system
Koneksi pakai user sys
User sys adalah merupakan super user, dikenal juga sebagai sysdba. Untuk koneksi pakai user sys, harus ditambahkan argument as sysdba. Contoh:
SQL> conn sys/oracle as sysdba
Bisa juga tanpa menyebutkan user sys, yaitu dengan memakai argument /. Contoh:
SQL> conn / as sysdba
Kalau tidak sebutkan argument as sysdba, akan muncul error berikut:
SQL> conn sys/oracle ERROR: ORA-28009: connection as SYS should be as SYSDBA or SYSOPER Warning: You are no longer connected to ORACLE.
Bisa juga langsung login ketika menjalankan SQLPLUS. Contoh:
sqlplus "sys/oracle as sysdba" sqlplus "/ as sysdba"
Koneksi dari client ke server
Untuk bisa melakukan koneksi client-server, pastikan kita sudah mensetting dan menjalakan listener di server database, dan mensetting TNSNames di client. Kalau belum punya instalasi Oracle client di mesin/komputer/PC lain, kita bisa memanfaatkan database server sebagai client sekaligus. Ketika kita install software database Oracle, by default juga diinstall Oracle client; sehingga nantinya kita bisa melakukan koneksi client-server di mesin server database kita.
Pada koneksi client-server , tambahkan argument @namatns. Contoh:
sqlplus system@tsprimary sqlplus system/oracle@tsprimary sqlplus "sys@tsprimary as sysdba" sqlplus "sys/oracle@tsprimary as sysdba"
SQL> conn system@tsprimary SQL> conn system/oracle@tsprimary SQL> conn sys@tsprimary as sysdba SQL> conn sys/oracle@tsprimary as sysdba
BACA SELENGKAPNYA »»  

Step-step membuat database Oracle 10g

Step-step membuat database Oracle 10g
Setelah meng-install software database (RDBMS) Oracle, sekarang saatnya membuat database. Baik di Windows maupun Unix (Linux, Sun Solaris, IBM AIX, HP UX, dan lain-lain) caranya sama saja. Membuat database, bisa dengan mamakai SQL script (via SQLPlus) ataupun GUI (wizard) yang disediakan Oracle. Di versi 8i, tool GUI tersebut adalah dbassist; sementara versi 9i ke atas adalah dbca.
Untuk Windows lokasi dbca ada directory %ORACLE_HOME%/bin , sementara untuk Unix di $ORACLE_HOME/bin. Secara struktur, lokasi file-file software Oracle baik di Windows maupun Unix adalah sama saja. Yang berbeda hanya penulisan parameter. Di Windows, parameter diapit oleh tanda % (contoh %ORACLE_HOME%) sedangkan di Unix parameter didahului oleh tanda $ (contoh $ORACLE_HOME)
Berikut ini adalah langkah-langkah (step-step) untuk membuat database 10g:
Berikutnya keluar form pilihan option.  Pilih “Create a Database”. Selanjutnya klik tombol Next.

  1. Jalankan command dbca. Akan muncul form wellcome. . Selanjutnya klik tombol Next.      http://farm3.static.flickr.com/2018/2527492192_98ed10648f.jpg?v=0
  2. Berikutnya keluar form Database template. Ada 3 pilihan template. Kalau tidak mau pakai templete, pilih “Custom Database”. Dalam contoh ini saya memilih template “General Purpose”. Selanjutnya klik tombol Next.                                                                                                                                                   http://farm3.static.flickr.com/2294/2527495142_89c4681025.jpg?v=0
  3. Berikutnya muncul form Database Identification.  Ini nama database. Terserah mau diberi nama apa. Di sini saya namai “dataku”. Selanjutnya klik tombol Next.                                                                           http://farm3.static.flickr.com/2360/2526674867_a3bd33acce.jpg?v=0
  4. Berikutnya mucul form Management Option.  Saya memilih “Configure the Database with Enterprise Manager”. Selanjutnya klik tombol Next.                                                      http://farm3.static.flickr.com/2076/2527496724_8df29f0567.jpg?v=0
  5. Berikutnya mucul form Database Credential.  Masukkan password. Untuk mempermudah biar tidak gampang lupa, saya memilih password yang sama untuk semua account. Selanjutnya klik tombol Next.                    http://farm4.static.flickr.com/3142/2527497638_0bd7cda41c.jpg?v=0
  6. Berikutnya mucul form Storage Option.   Saya memilih “File system”. Selanjutnya klik tombol Next.                    http://farm4.static.flickr.com/3182/2526678057_dc4c13dbeb.jpg?v=0
  7. Berikutnya mucul form Database File Location. Saya memilih “C:\oracle\oradata”. Selanjutnya klik tombol Next.                                                                                                                                               http://farm3.static.flickr.com/2015/2526679061_b005f854ed.jpg?v=0
  8. Berikutnya mucul form Recovery Configuration.  Saya memilih untuk menggunakan Flash Recovery Area. Saya memakai direktori default. Selanjutnya klik tombol Next.                                                              http://farm4.static.flickr.com/3145/2526680065_73952c10d2.jpg?v=0
  9. Berikutnya mucul form Database Content.  Sample schema berisi schema-schema (berserta object: table, index, view, dll) contoh dari Oracle. Ini bermanfaat bagi yang sedang belajar. Selanjutnya klik tombol Next.                                      http://farm4.static.flickr.com/3122/2527502312_b1b6da90c1.jpg?v=0
  10. Berikutnya mucul form Initialization Parameter. Untuk memori, saya memilih custom, dengan shared memory management: Automatic. Nilai SGA sesuaikan dengan memory komputer kita. Dengan memory PC 1G, saya masukkan SGA: 274M. Selainnya saya memakai value (nilai) default. Selanjutnya klik tombol Next.http://farm3.static.flickr.com/2053/2527503288_dc18217d4a.jpg?v=0
  11. Berikutnya mucul form Database storage.. Lokasi file-file adalah sesuai dengan directory yang telah kita pilih tadi. Melalui wizard ini kita bisa mengubah ke direktori lain. Selanjutnya klik tombol Next.http://farm4.static.flickr.com/3024/2526683173_f61779f5bd.jpg?v=0
  12. Berikutnya mucul form Creation Option. Pilih “Create Database” karena kita akan membuat database. Pilih juga “Generate database creation scripts”. Bermanfaat bagi yang belajar, untuk memahai command-command apa yang dijalankan ketika membuat database. Selanjutnya klik tombol Finish.                                                                                                                                              .,http://farm3.static.flickr.com/2413/2526684765_81c3ca32ba.jpg?v=0
  13. Berikutnya muncul form Confirmation.  Berisi tentang resume database yang akan kita buat. Selanjutnya klik tombol OK.                                                                                    .http://farm3.static.flickr.com/2308/2526685639_4eaca92b34.jpg?v=0
  14. Berikutnya mucul Installation Progress. Kalau create di Windows mungkin muncul error,        http://farm4.static.flickr.com/3009/2526686829_b53022e411.jpg?v=0                     Kalau menemui error ini, tambahkan parameter berikut di file %ORACLE_HOME%/network/admin/sqlnet.ora SQLNET.AUTHENTICATION_SERVICES = (NONE) Bila file tersebut belum ada, buatlah. Jika file sudah ada dan nilai parameter tersebut bukan NONE, ubah menjadi NONE. Selanjutnya klik Ignore, nanti akan kembali ke form “Creation Option”, ulangi (lanjutkan) ke step-step berikutnya. Bila berhasil, maka “Creation progress” akan menunjukkan proses pembuatan database yang sedang berjalan.                                                                                                                                               http://farm3.static.flickr.com/2227/2526687649_f1663b2bc3.jpg?v=0
  15. Akhirnya proses selesai.                                                                                                       http://farm3.static.flickr.com/2087/2526688381_cb5401b6b9.jpg?v=0            Selanjutnya klik tombol Exit. Setelah selesai, bila di WIndows, ubah nilai SQLNET.AUTHENTICATION_SERVICES dari NONE menjadi NTSSQLNET.AUTHENTICATION_SERVICES = (NTS) Ini penting agar bisa mudah memanage database, kapan-kapan akan saya bahas.
BACA SELENGKAPNYA »»  

Cara Install Oracle 10g di windows 7


Untuk cara install oracle 10g di Windows 7 Ultimate ataupun di Windows 7 Profesional sama saja.
Berikut intronya perhatikan baik-baik:

Disini saya akan jelaskan bagaimana install oracle 10g agar support ke windows 7 anda, tetapi ini berdasarkan pengalaman dan
berdasarkan banyak dari teman-teman saya yang mengalami kesulitan ketika install oracle 10g. Pada oracle 10g di windows 7
bisa menggunakan oracle untuk WINDOWS XP, jadi anda tidak perlu lagi kesulitan untuk install oracle untuk support ke windows 7, karena saya sendiri sukses install oracle 10g di windows 7 Profesional maupun Ultimate.

Tetapi saya tidak akan menjelaskan secara rinci tenang proses installasinya, disini saya anggap anda sudah bisa cara install oracle,
disini saya hanya berbagi tips untuk cara install untuk windows 7 Profesional maupun ultimate, karena banyak sekali yang
mengalami kesulitan dari proses install oracle di windows 7, berikut solusi install oracle di windows 7 10g:

Ini ada 2 cara untuk install Oracle 10g di windows 7 Profesional/Ultimate
Cara pertama:

1. Anda buat terlebih dahulu folder untuk installasi oracle 10g, Contohnya seperti ini, C/Oracle/Database Oracle. setelah itu anda
buka setup-nya dan mulai proses intallasi, nah anda langsung saja buat databsenya, langsung klik tanda CEK, untuk create database. dan
jangan lupa passwordnya, hingga proses install selesai.

Jika Gagal proses install, anda Unninstall terlebih dahulu untuk menghindari banyak database, setelah itu anda buat folder
seperti cara pertama, hanya saja anda kali ini buat di directory berbeda, contohnya seperti ini D/Oracle/Database Oracle.

Cara Kedua:

2. Buat directory seperti cara pertama, coba-coba saja jika gagal di directory C/Oracle/Database Oracle maka anda cobalah di D atau E.
   Setelah itu anda install lalu hilangkan tanda CEK nya, alias jangan dulu buat databasenya, anda langsung klik install (Buat database dan listenernya belakangan) hingga proses
installasi selesai, lalu buat databasenya setelah proses installasi selesai, dan jangan lupa buat LISTENER nya.
saya kira oracle 10g support ko ke windows 7, tetapi saya belum coba ke windows 7 tipe yang lain, saya hanya coba di windows 7 Profesional dan Ultimate. jadi anda tidak perlu lagi download oracle yang support windows 7/windows vista jadi gunakan saja
yang WINDOWS XP. terbukti teman-teman saya juga bisa tidak ada masalah.
BACA SELENGKAPNYA »»  
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...